Karawang – pertemuan Kader PKK bersama kader Posyandu se-Desa Kondangjaya menggelar pertemuan rutin di Aula Kantor Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi program kesehatan, koordinasi pelayanan Posyandu, serta memperkuat sinergi antar kader dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.
Ketua Pokja IV PKK Desa Kondangjaya, Ibu Agus, mengatakan kegiatan Posyandu terus dilaksanakan secara berkala setiap dua minggu sekali. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan balita, penimbangan berat badan, pendataan tumbuh kembang anak, penyuluhan gizi, hingga upaya pencegahan stunting.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin antara kader, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat mulai membuahkan hasil. Hal tersebut terlihat dari menurunnya jumlah balita yang masuk kategori stunting, dari sebelumnya 26 anak menjadi 24 anak.

”Alhamdulillah ada penurunan angka stunting. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karawang dan Baznas yang telah memberikan bantuan telur melalui pihak kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap program penurunan stunting,” ujar Ibu Agus.
Sementara itu, Kepala Desa Kondangjaya, Anja Sugiana, SE, mengapresiasi dedikasi para kader PKK dan Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
”Pertemuan rutin ini bukan hanya menjadi wadah evaluasi program, tetapi juga mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menyamakan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Anja menjelaskan, Desa Kondangjaya saat ini memiliki 22 Posyandu yang aktif melayani masyarakat. Namun, pelayanan kesehatan masih menghadapi kendala karena jumlah tenaga bidan desa berkurang dari tiga orang menjadi dua orang.
”Kami berharap pemerintah melalui Puskesmas dan Dinas Kesehatan dapat menambah tenaga bidan desa, sehingga pelayanan kepada ibu hamil, balita, dan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” harapnya.
Lebih lanjut, Anja menegaskan bahwa Pemerintah Desa Kondangjaya telah mengalokasikan anggaran Dana Desa Tahun 2026 untuk mendukung program percepatan penurunan stunting secara bertahap dan berkelanjutan.
”Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan program Pos Gizi sebagai bagian dari upaya penanganan stunting. Selain itu, kami juga akan berkolaborasi dengan para pelaku usaha agar program ini berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pertemuan rutin tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa, PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta dukungan berbagai pihak, Desa Kondangjaya optimistis mampu terus menekan angka stunting, meningkatkan status gizi balita, serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, program-program kesehatan yang dijalankan diharapkan tidak hanya mampu menurunkan prevalensi stunting, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, pola hidup sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin demi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera.
Penulis
(Karnata)

